Hallo. Selamat datang di rumah virtual Keluarga Rustamaji. Kalau lagi rajin maka si nyonya rumah akan rajin meng-update apa yang terjadi di rumah virtual ini, tetapi kalau sudah lama kosong ya harap maklum mungkin nyonya rumah lagi ribet sendiri di rumah. Oke silahkan masuk, duduk, dan selamat menikmati hidangan yang ada.

Thursday, August 11, 2011

Ivan mulai sekolah


Terhitung sejak tgl 20 Juli 2011 Ivan mulai masuk sekolah. TK Al-Huda nama sekolahnya. Gak jauh dari rumah tapi kalau jalan kaki ya lumayan jadinya selalu aku antar pakai motor.

Ini penampilan masuk sekolah di hari pertama. Nadya saat itu belum mulai masuk jadi ikut mengantar.

Alhamdulillah Ivan sudah mulai bisa mengikuti sekolahnya, meskipun di hari pertama itu aku sempat menunggunya di kelas selama 15 menit. Di hari-hari berikutnya Ivan sudah bisa dilepas, meski dengan sedikit rayuan dan dipegang sama bu gurunya supaya tidak lari mengejarku.

Minggu ini Ivan sudah menciptakan tepuk F1. Idenya dari bu guru yg ngasih tahu tentang tepuk kosong, tepuk 1, tepuk 2 dan seterusnya. Maksudnya sih tepuk tangan sejumlah angka yang disebutkan. Trus Ivan punya ide membuat tepuk F1. Gimana itu tepuk F1 ? Kata Ivan gini, tepuk tangan 1 kali trus bikin suara seperti mobil F1 yg sedang berlaga bbrrrmmmm.... Yippeee...hidup Ivan.

Friday, December 17, 2010

Taman Kunang-kunang di Cikutra Bandung


Persis di depan rumah di Cikutra Bandung ada taman kunang-kunang.

Memang gak salah sih, soalnya di tanah itu setiap malam/gelap memang kelihatan kunang-kunang berterbangan. Terus terang aku jarang sekali melihat kunang-kunang, makanya dulu sempat heboh menunjukkan kunang-kunang di depan rumah ke Nadya dan Ivan.

Semoga dengan di formalkannya taman itu, si kunang-kunang tidak kabur.

Thursday, October 14, 2010

Reuni
















Ini ceritanya reuni 20 tahun itb90 dan sekalian anak smp 12 surabaya.

Reuni itb diadakan di bandung sedangkan anak smp 12 bikin di citos.

Reuni ini benar-benar melibatkan banyak orang soalnya nadya dan ivan dijaga sama eyangnya dan om serta tante-nya :))

Misalnya pas reuni itb di bandung kemarin, anak-anak dijaga sama eyang.

Lha ayah bundanya pada kemana ?

Aku sebagai bundanya ya ikutan reuni ini sejak pagi sampai malam, sedangkan ayahnya lagi ada kerjaan di Lembang dan baru bisa ketemu anak-anak jam 5 sore. Jadi sejak Sabtu pagi nadya dan ivan di pegang sama eyang kung, om toni dan tante endri.

Sedangkan reuni smp 12 di citos juga gitu, secara si ayah sudah berangkat ke palembang jadi aku titip anak-anak ke eyang kung yg sedang nginep di rumah nungki di warung jati. Setelah titip anak-anak aku meluncur ke fatmawati beli Pastry Sheet di Titan kemudian lanjut di Citos.





Saturday, September 18, 2010

Libur Lebaran 2010 ke Surabaya (6)



Perjalanan pulang dari Ponorogo ke Surabaya alhamdulillah lancar jaya. Tidak ada kemacetan berarti, hanya antri agak panjang di bangjo atau traffic light.
Bahkan Ivan bisa tidur selama 3 jam dalam perjalanan pulang.
Pagi setelah sampai di Surabaya mama tercinta pagi-pagi subuh sudah keluar rumah untuk membeli menu sarapan nasi krawu asli Gresik. Karena aku masih kenyang jadi nasi krawu itu cuma aku foto-in aja.

Trus siangnya kita foto di Jonas.



Ternyata antrinya luama banget :(
Sampai Ivan gak betah, ngantuk dan capek. Akhirnya foto keluarga Rustamaji edisi lebaran 1431 H jadi tidak asik lagi :(

Sambil menunggu saat dipanggil, kita foto-foto sendiri di ruang tunggu Jonas. Kebetulan Nungki punya ide cemerlang dengan berfoto di background tembok Jonas yang merah polos.
Lumayan lah untuk foto amatir :))









Setelah selesai sesi foto-foto di Jonas, aku dan keluargaku plus Fariz meluncur ke Sutos atau Surabaya Town Square. Di sana berkumpul teman-teman SMADA 90.
Meskipun cuma kebagian sesi foto-foto tapi aku seneng banget bisa ketemu dengan teman lama SMA.




Di saat aku berfoto ria dengan teman-teman, ayah dan yg lain makan di Solaria, kemudian di teruskan dengan main game di Timezone.
Lucunya, di Timezone Surabaya semua mesinnya tidak mengeluarkan tiket fisik maupun electronik. Karena menurut PERDA kalau mainan game seperti timezone ada hadiahnya artinya sama dengan judi. Halahhhh ada-ada aja.




Malamnya kita ke ..seperti biasa...Taman Remaja Surabaya.
Ini pose lengkap sebelum akhirnya Toni dengan teganya meninggalkan anaknya yg aktif dan istrinya yang lemes karena hamil muda untuk ke tempat reuni :(





Ivan senang banget bisa naik mobil meskipun cuma mobil-mobilan.



Nadya dan Arief selalu kompak.
Mereka selalu main ber-2.


Ivan paling seneng main trampolin.



Kalau yang ini judulnya family Swinger, jadi seperti ayunan gitu.



Ini Ivan kehausan habis main trampolin.
Capek tapi senang.




Contoh ayah yang baik. Melayani anak.






Kalau ini eyang yang memperhatikan cucunya banget. Pas Umar ditinggal sama papa-nya, papaku yg turun tangan untuk mengasuh Umar.



Waow...ini untuk pertama kalinya Nadya lihat musik hidup atau live music. Pantesan Nadya serius melihat pertunjukan musik di taman remaja.

Malam itu terasa singkat. Jam 20.30 kita bergegas segera pulang, karena sudah ada ayam mcQueen di rumah eyang jadi sayang kalau gak dimakan.

Libur Lebaran 2010 ke Surabaya (5 )


Hari terakhir di Ponorogo.
Andok di warung sate ngepos.


Khas-nya sate Ponorogo, asal muasal daging jelas dan tidak ditambah dengan lemak, itu yang bikin wuenak.
Dari gambar di atas itu, dari arah jam 12 searah dengan jarum jam.
1. Ati ampela
2. Usus dan uritan
3. Daging dada
4. Daging papa
5. Kulit.

Jadi kalau mau campur ya tinggal pesan campur.
What you want is what you get. Gak pakai akal-akalan campur daging dengan lemak. Pakai tambahan lemak jadi enak...?? Kalau menurutku sih itu akal-akalan pedagang aja biar ongkos produksi lebih murah. Soalnya sate Ponorogo yang tanpa potongan lemak ini mak nyussss..





Eyang kung dan Ivan sedang membahas mau minum apa.






Untuk yang kurang sayur bisa pesan pecel ponorogo yang ada di ujung deretan warung ini.
Selain ada kangkung, kacang panjang, toge, kembang turi, ada juga trancam dan keripik tempe yang renyah.
Keripik tempe ini kalau hari biasa 1500 dapat 3 buah tapi kalau pas lebaran cuma dapat 2 :) harga hari raya.



Sate ala warung ngepos sudah siap disantap.




Sedangkan untuk oleh-oleh mama pesan sate ponorogo pak Tukri.
Warungnya lumayan canggih karena ada free wifi.


Dan sebelum pulang makan bubur grendul dulu.
Di jaman aku kecil harganya masih 100 rupiahan tapi sekarang kaya'nya udah ribuan deh.

Alhamdulillah akhirnya misi pergi ke Ponrogo terlaksana dengan baik meskipun pakai acara ketinggalan koper segala :)