Hallo. Selamat datang di rumah virtual Keluarga Rustamaji. Ini adalah blog isinya tentang Tras Rustamaji (ayah), Rina rinso (bunda), Nadya dan Ivan.
rina sofiany

Sunday, June 16, 2013

Adab Menitipkan Salam

kemarin dalam perjalanan, radio mobil aku pasang di radio Rodja dan pas ada tausiah. Malam itu yg dibahas adalah adab menitipkan salam. Ternyata oh ternyata titip salam adalah salah satu sunnah (tapi maaf ya hadist-nya lupa redaksinya) karena itu kita sudah selayaknya melakukannya. \
Ada 3 point yang dibicarakan kemarin itu.

1. Menitipkan salam
2. Kewajiban kita untuk menyampaikan.
3. Cara menjawab salam.

Keterangan :
1. Apabila ada seseorang yang aka pergi ke suatu tempat/daerah/lokasi kita bisa menitipkan salam. Karena itu adalah salah satu cara menebar salam di muka bumi.

2. Apabila kita dititipi salam maka kita wajib menyampaikan salam.
Hati-hati dalam menerima titipan salam ini. Karena apabila yg bersangkutan berpesan titip salam kepada seluruh wagar kampung (misalnya) maka kita wajib mendatangi setiap warga kampung tersebut dan menyampaikan salam.
Kalau memang tidak bisa menerima tanggung jawab untuk menyampaikan salam, sebaiknya katakan saja terus terang.

3. Adab menjawa titipan salam itu (ambil dari iternet, karena bagian ini aku sudah sampai rumah, jadi gak mendengarkan sampai habis) ada di https://www.facebook.com/note.php?note_id=419294202183

aku copy paste


Perkara ini telah diterangkan didalam As-Sunnah. Seorang laki-laki datang kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan berkata: “Sesungguhnya Ayahku menitipkan salam kepada anda “, maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “ ’Alaika dan ‘ala Abiika as-salam”.[1]

Dan pada hadits ‘Aisyah Ummul Mukminin radhiallahu ‘anhu, beliau berkata: “Sesungguhnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadaku: “Jibril menitipkan salam kepadamu” Aku berkata, “Wa’alaihis-salam warahmatullah”.[2]