Hallo. Selamat datang di rumah virtual Keluarga Rustamaji. Ini adalah blog isinya tentang Tras Rustamaji (ayah), Rina rinso (bunda), Nadya dan Ivan.
rina sofiany

Monday, August 25, 2014

Catatan Akhir Pekan Ini

Ada banyak cerita yang ingin aku tulis di sini.
Kehebohan yang terjadi di hari Sabtu-Minggu ini.

Hari Sabtu ini ada 3 undangan yang harus aku hadiri, pernikahan Ananta (temen SMADA 90), pernikahan kak Dina (mentor Technonatura), dan undangan syukuran rumah baru Helty dan Widyo (temen SMADA 90 juga) sekaligus melepas kepindahan mereka sekeluarga ke Hongkong. Plussss ada pesanan birthday cake, dan ayam kodok.
Cakep kan...

Alhamdulillah.

Sabtu pagi persiapan untuk ayam kodok dan birthday cake sudah aku lakukan. Jam 10 pagi kami sudah meluncur menuju Bintaro dan ternyata oh ternyata jalan tol JORR yg menuju ke Bintaro sudah macet sejak kami masuk di TB Simatupang. Ternyata ada dump truck yg patah as roda-nya yg menjadi penyebab antrian panjang di jalan tol. Sempat melirik iri di kiri jalan (jalan non tol) yg melenggang lancar jaya, tpai biarlah, toh yg nyupir bukan saya tapi suami saya tercinta hehehe

Jam 12.15 kami tiba di masjid Bani Umar di Graha Bintaro, setelah salaman sama pengantin (sembari curhat jalanan macet hihihi) langsung menuju ke ruang sebelah dimana teman-temanku berkumpul. Saat itu aku cuma makan sedikit kambing guling dan semangkok steam boat eh tambah bubur madura (tapi cuma kebagian bubur sagu mutiara) langsung balik badan (setelah semua sholat dhuhur) kembali menuju ke Depok. Yup undangan kedua yg harus aku hadiri adalah di Depok.

Jalanan masih macet, merayap dan kami sampai di Depok saat Ashar. Setelah duduk sebentar sambil menemani anak-anak makan somay, jam 4 kami bergegas pulang dan aku segera mandi, untuk kemudian diantar mas Tras ke stasiun UI. Iya, undangan Helty dan Widyo adalah mengunjungi kediaman mereka di daerah Tebet. Dan cara cepat menuju Tebet tanpa macet adalah naik kereta.

Pas adzan Maghrib aku tiba di stasiun Tebet, dilanjutkan naik ojek menuju rumah Helty dan Widyo. Pada gak percaya temen-temenku aku naik kereta CL dan ojek :)



 

 Dan terjadilah kehebohan yang menyenangkan. Dan lidahku jadi lemes lagi ngomong suroboyoan, karena sungguh, rasanya kaku banget mesti berbahasa indonesia dengan suami dan anak-anakku :))



Dannnn ada rasa seneng juga berkumpul dengan teman kelas 1-8 di SMADA. Kita menyebutnya Zadela (zatu delapan). Meski gak banyak tapi sebetulnya ini peserta paling aktif di grup WA :)

Alhamdulillah.

Sabtu malam diakhiri dengan datangnya mas Tras dan anak-anak yg menjemputku.

Kata Yaseri,  "Rin sudah dijemput sama ahli matematika tuh"

 Hahaha..kasus quick count dan SMRC memang meninggalkan bekas yg mendalam rupanya

"Juara olimpiade matematika lagi", imbuhku yg ikutan bangga punya suami pintar hehehe.

Selama perjalanan Tebet - Depok aku tidur di mobil karena begitu sampai di rumah aku langsung menyiapkan birthday cake dan ayam kodok yang akan diambil minggu pagi. Jam 1 pagi alhamdulillah sudah selesai dan aku bisa tidur untuk kemudian bangun jam 5 (mumpung lagi gak sholat jadi bisa mbangkong hehehe) dan mulai menyelesaikan kue pesanan dan ayam kodok pesanan.

Minggu pagi jam 9 kue ulang tahun pesanan sudah diambil, dan jam 10 ayam kodok juga sudah matang, jadi aku bisa meninggalkan rumah untuk bertemu dengan teman-teman dari milis masak di Bobara. Oh iya sebetulnya ada undangan nikahan juga, karyawan Edutekh, yg akhirnya mau tidak mau hanya datangi sama mas Tras aja.

Jam 11 siang aku  telpon Bobara, memesan makanan untuk 8 orang dan jam 12 siang aku sudah tiba di Bobara di drop sama mas Tras yg langsung menuju ke kondangan.

Yang datang pertama kali adalah uni Honest, kemudian Levi dan suaminya (abis latihan manasik haji) dan setelah itu baru Lia dan mbak Uun. Lia temen kenal dari milis masak yang pernah menemani aku jalan-jalan dan wiskul di Surabaya kali ini aku ajak ke Bobara. Beberapa kali aku panas-panasin Lia dengan masakan manado Bobara yg menurutku enak, jadi pas Lia laig ke Jakarta langsung diniatin untuk ke Depok buat icip-icip masakan manado ala Bobara :)




Dan formasi terakhir yang bergabung di Bobara adalah mbak Rita, mbak Itha, dan Riva.


Alhamdulillah akhir pekan ini semuanya bisa berjalan dengan lancar sesuai rencana.

Dan semoga pertemuan dan perpisahan ini semuanya karena Allah swt.

Pesan sponsor, kalau mau juga ayam kodok atau birthday cake bisa pesan langsung ke Dapur Rina Rinso ya :)

Thursday, August 21, 2014

Ivan Pekan Ini

Sekedar catatan untukku, mengenang Ivan :)

Saat ditelpon eyang kung di Surabaya, terjadi percakapan yg kurang lebih seperti ini.

Eyang Kung : Ivan, ini hadiahnya mau diambil Ivan ke Surabaya atau eyang kung bawa ke Depok ?
keterangan : hadiah atas prestasi Ivan puasa ramadhan

Ivan : ditransfer aja yang kung

Hehehe Ivan anak 7 tahun sudah mengenal istilah "transfer", sepertinya sering mendengar bundanya bertransaksi nih :)


Saat pekan rekayasa di sekolah, tema "jet car"

Setelah melihat bentuk "jet car" Ivan tidak setuju kalau papan yg ada roda-nya dan digerakkan oleh balon itu adalah jenis "car", menurut Ivan itu hanya sebuah "vehicle" dan akibatnya di hari action yaitu hari Rabu Ivan mogok sekolah.

Malam ini Ivan mengerjakan apa itu "jet car" ala Ivan. Semangat sekali dia, sampai ayah yg membantunya kewalahan :)

Ayah yg bantuin Ivan yah, karena aku lagi repot bikin pesenan :)

Thursday, August 14, 2014

Memindahkan isi blog keluarga

Karena satu dan lain hal, isi blog keluargarustamaji.blog.com aku pindahkan ke keluarga-rustamaji.blogspot.com

Awalnya masih rajin di copy paste satu persatu kemudian di susun berdasarkan urutan tanggal, tapi lama-lama bosen juga dan akhirnya asli cuma copy paste aja hahaha.

Banyak foto-foto yang tidak muncul, mungkin karena sudah aku delete dari photobucket.com

Maklum, dulu blog.com harus menggunakan photobucket kalau mau naruh foto dan dulu sengaja pilih blog.com supaya gak kecentilan membuat blog yg lucu-lucu. Kenapa ? Supaya biaya telpon tidak melonjak hahaha. Jaman segitu internet masih mahal, mesti pakai dial up.

Karena mindahin itu sembari membaca kenangan yang sempat aku tulis di blog, ternyata lucu-lucu :)





Sunday, August 10, 2014

Catatan weekend ini


Mencoba mencampur lemon, jahe dan madu, dapat dari teman FB, ternyata rasanya aku sukaaaa. Konon katanya baik untuk daya tahan tubuh saat musim pancaroba gini, terutama untuk flu dan tenggorokan. Yang jelas rasanya aku suka, semoga akan di susul dengan khasiatnya.



Menu sayuran ini top markotop deh.

Menu masakan ala daerah ini yang membuatku bertekuk lutut mau makan terong, kemangi, daun pandan, dan sereh serta cita rasa pedas. Manalagi kalau bukan masakan ala Manado.

Sambal rica, sambal dabu-dabu, rica rodo, perkedel jagung (keterangan foto di atas) itu sudah cukup membuatku meneteskan air liur (bahkan saat menulis ini hehehe). Rasa pedasnya asyik, gak hanya pedas yg membakar rongga mulut tapi selain pedas juga sedap. Ahh..jadi ngecess lagi nih.
Oh iya rumah makan Bobara ada di jl. Margonda Depok, letaknya berseberangan dengan toko bahan bangunan Mitra 10.

Untuk yang suka makanan Manado, gak rugi deh makan di Bobara.

Kekurangannya hanya 1, mesti sabar menunggu lama masakanan pesanan kita datang, karena mereka baru memasak makanan yang kita pesan, jadi bukan seperti di Pingkan atau resoran manado lain yg biasanya sajiannya sudah siap makan. Karena lama itulah akhirnya aku selalu pesan dulu sebelum berangkat dari rumah, jadi begitu sampai di tempat sudah langsung makan hahahaha.

Oh iya, untuk Sabtu kemarin makanan yg di atas aku pesan saat masih di Gramedia. Karena sudah berencana ke Bobara jadi sejak dari Gramedia aku sudah pesan menunya dan begitu sampai di Bobara langsung pesananku dihidangkan, pas saat aku lapar :)
Alhamdulillah

Pergi ke Gramedia dan ke Bobara hari Sabtu kemarin adalah salah satu cara melepas penat setelah seharian berkutat dengan ayam kodok, makaroni skotel, dan tiramisu. Bernafas sejenak untuk kembali sepulang dari Bobara bertempur dengan alat masak :)



Dan ini adalah salah satu hasilnya :)

JCC dengan topping strawberry.

Cerita mencari strawberry yg ada di atas cake itu juga jadi cerita tersendiri.
Cake mesti tiba di Kemang jam 9 pagi, sehingga aku harus berangkat jam 8 dari Depok. Jam 6 saat cake sudah aku mau hias aku baru keluar untuk beli strawberry. Dan ternyata sodara-sodara kios buah yg biasa aku beli strawberry ternyata masih belum buka, ihiks. Akhirnya aku coba lari (naik motor tepatnya sih) ke daerah Pondok Duta di sana ada warung sayur yg cukup besar, ehh ternyata strawberry kosong juga. Trus akhirnya ngebut ke pasar pal. Wuahhh suasananya lebih "menyeramkan", pasar sunyi senyap. Kios-kios yg ada di sepanjang gang dalam pasar masih tertutup rapat meski sudah jam 7 lebih. Pasar pal masih libur !

Lemah lunglai kembali ke rumah, minta tolong mas Tras untuk membereskan anak-anak (mereka harus ikut pergi, karena gak ada orang dewasa di rumah kalau aku dan masTras pergi) dan aku membereskan JCC tanpa strawberry. Jam 8.10 kami berangkat ke Kemang (terpaksa menolak undangan RT untuk senam pagi dan sarapan bakso bersama plus pemilihan RT) dan berharap di Kemang ada toko yg sudah buka. Harapanku sih Hero di Kemang.
Alhamdulillah Ranch Market sudah buka dan senangnya hatiku ternyata di sana banyak strawberry. Oke deh, akhirnya aku membersihkan strawberry, memotong (sengaja sudah bawa alat perang) dan aku susun di atas cake, jadinya seperti itu.



Setelah urusan mengantar cake selesai rasa lapar melanda hebat, akhirnya melipir ke Mampang dan mampir ke Gudeg Bu Hani yg gak jauh dari pasar Mampang. Seperti biasa, awalnya Nadya dan Ivan gak mau makan, tapi selalu diakhir cerita mereka akan makan meski tidak seheboh ayah bundanya makan :)
Setelah perut kenyang segera meluncur ke daerah Bukit Duri tepatnya ke SMA 8. Mas Tras ada undangan dari teman-teman seangkatannya untuk persiapan reuni perak SMANDEL. Jadi aku drop mas Tras di sana dan aku kemudian meluncur ke rumah mbak Ririn di Manggarai Selatan.



Alhamdulillah sampai di rumah mbak Ririn, mbak Ririn lagi masak, tapi dengan berat hati aku terpaksa menolak tawaran mbak Ririn untuk makan siang di rumahnya (masih kuenyang buanget dengan gedeg bu Hani) dan aku dibungkusin deh lauknya :)

Pulang dari mbak Ririn segera menjemput mas Tras di SMA 8, pulang ke Depok, trus sudah dihadang dengan udangan mbak Ning dan ibu-ibu C7 untuk ngebakso. Katanya sih syukuran karena C7 ga jadi Ketua RT 3 hihihihi  hayuuuuk aja deh ngebakso-nya, meski rumah masih berantakan akibat membuat cake pesanan.

Perut sudah kenyang dengan bakso, sudah mandi, waktunya mengantar brownies durian ke Dapur Durian di Margonda. Alhamdulillah dapat uang jajan :)
Saat nganter brownies durian anak-anak ditinggal di rumah, trus mas Tras nyeletuk

"Gimana kalau kita sekalian nonton"

Hehehe...aku mauuuu..

Alhamdulillah hari ini semua misi dapat terlaksana, semoga besok jauh lebih baik dari hari ini, aamiin.

INFO :

Untuk madu, lemon, dan jahe.
Cara membuat, cuci lemon hingga bersih kemudian iris tipis, cuci jahe hingga bersih kemudian dikupas dan diiris tipis. Masukkan lemon dan jahe ke dalam wadah kemudian tuang dengan madu. Usahakan semua terendam dalam madu, kemudian simpan dalam lemari es. Paling baik disimpan selama 1 minggu sebelum di konsumsi (tp aku udah gak tahan, jadi baru 2 hari sudah aku cicipin dan aku dan mas Tras suka dengan rasanya)

Restoran Manado Bobara
Jl Margonda Raya 207, Kemiri Muka, Beji
Kabupaten/Kota: Depok
Nomor telepon/HP: +62.21.7777811

Mau pesan cake ultah, ayam kodok, dll ?
Dapur rina rinso
Griya Tugu Asri
Kelapa Dua Depok

Saturday, August 9, 2014

Ivan saat ini


Sekedar catatan untuk kenangan.

Saat ini Ivan suka sekali kalau segala sesuatu dihitung. Misalnya nih, kalau di suruh mandi dia tidak akan bergerak, tapi kalau mulai dihitung satuuuu duaaaa tigaaaa... wuzzz Ivan langsung bergerak cepat :)

Ivan termasuk anak yg serius maksudnya agak susah cari bahan candaan (kaya bundanya hehehe) jadi segala sesuatu dibahas. Misalnya, kalau ayahnya kreatif membunuh bosan macet di jalan dengan main pura-pura, Ivan gak akan setuju dengan permainan itu alias gak bisa ngikutin. Pas si ayah pura-pura menirukan suara dari walkie talkie Ivan akan langsung pura-pura merebut walkie talkie itu dan minta ayah gak bersuara lagi. Kalau ayah pas lagi nyetir trus pura-pura berlaku seperti seorang pilot trus minta Ivan untuk ikut pura-pura juga (misalnya dengan pura-pura menurunkan flap wings, dll) Ivan akan berkata

"Hey... itu bukan flap wings, itu cuma lobang AC"




Foto Ivan itu diambil bulan Februari saat 2 gigi seri Ivan baru copot. Dan gigi depan itu baru muncul di bulan Agustus. Kemudian tidak lama setelah itu 1 gigi copot lagi pas makan buka bersama di Milan Cafe di Margonda barengan dengan Edutekh.

Iri seperti ini boleh gak ?

Iri banget sama Nungki, adikku, yg sejak hari ini anaknya sekolah di pesanten tahfidz di Serpong.

Iri-nya adalah karena Arief (anaknya Nungki) akan belajar menghafal Al Quran. Dan hadist ini yg membuatku iri :

5. Kedua Orang Tua Penghafal Al Quran Mendapat Kemuliaan
Siapa yang membaca Al Quran, mempelajarinya, dan mengamalkannya, maka dipakaikan mahkota dari cahaya pada hari kiamat. Cahayanya seperti cahaya matahari dan kedua orang tuanya dipakaikan dua jubah (kemuliaan) yang tidak pernah didapatkan di dunia. Keduanya bertanya, ‘Mengapa kami dipakaikan jubah ini?’ Dijawab, ‘Karena kalian berdua memerintahkan anak kalian untuk mempelajari Al Quran.’” (Riwayat al-Hakim)

Lengkapnya ada di blog ini 



Friday, August 8, 2014

Sarapan praktis, mudah, dan enak

Setelah beberapa kali mencoba pancake dan akhirnya menyerah (lebih pilih beli tepung pancake instan) akhirnya aku menemukan resep pancake yang cara membuatnya mudah, praktis, tapi hasilnya jempolan banget.

Untuk selengkapnya bisa di lihat di Resep Pancake ya

Ini gambar teasernya aja :)


Thursday, August 7, 2014

Hari Pertama

Yup sekarang Nadya sudah masuk ke level 9 jadi dia harus siap-siap untuk ikutan UN insya Allah di akhir tahun ajaran 2014-2015.

Dan sebagai guru matematikanya adalah.... ayah Rustam :)

Semoga sukses keduanya, baik Nadya sebagai siswa yang akan menempuh Ujian Nasional, maupun ayah Rustam yg bisa mentransfer ilmu matematika-nya.

Ganti Air Minum

Terhitung sejak hari ini botol galon Aqua kita tukar dengan botol galon aia.

Yup, kepala rumah tangga sudah memutuskan kita gak pakai Aqua lagi.

Mulai dari diri sendiri, mulai dari yg kecil yg kita bisa.

Trus ada yg komentar
"Lha terus mesti gak pakai ini, itu, ina, inu, dong"

Kalau menurutku, kalau gak bisa ya udah lakukan yg kita bisa aja, daripada tidak berbuat apa-apa sama sekali :)

Sangat sederhana kan. Gak usah pusing dan ribet. Hidup ini terlalu singkat untuk meributkan hal-hal yg tidak bisa kita lakukan. Kerjakan saja apa yg kita bisa lakukan sembari berusaha untuk melakukan hal lain yg bermanfaat. Eh itu menurut saya lho.

Ayah sudah setuju mengganti nescafe nya dengan kopi excelso (dg catatan ayah harus buat sendiri di coffee makernya, soalnya aku cuma bisa buatin yg instan aja)

(Sambil ngetik tulisan ini sambil mulai screening isi rumah untuk melihat apakah ada barang yg bisa digantikan lagi atau tidak).




Wednesday, August 6, 2014

Antara Rengginang dan Penggemar Matematika


Dapat rengginang dari tetangga, tapi katanya mesti di jemur dulu supaya mengembang saat digoreng.

Secara aku banyak beredar di siang hari, jadi si ayah yg menjemur dan dengan bahagia laporan di sore hari kalau rengginang sudah di jemur dan siap di goreng.

Maksudnya sih minta aku menggoreng rengginanngnya :)

Oke deh darling, akhirnya aku goreng rengginangnya dan .... rengginang memang mengembang. Wujud matangnya lebih besar ketimbang saat masih mentah.

"Kurang lebih dua kalinya deh" kataku, yg berkomentar tentang ukuran rengginang yg matang dibandingkan dengan yg mentah.

"Gini Bun, kalau diameternya 2 kali lebih besar maka dia disebut lebih besar 4 kali, karena luas adalah fungsi kuadrat dari diameter" itu kaya'nya yg dibilang sama si ayah, karena aku juga gak ngeh hehehehe.

Trus di ukur dan aku bilang "Kira-kira diameternya 1,5 kali lebih besar deh"

 


"Oh kalau gitu 3/2 dikuadratkan jadi 9/4. Ya...  itu artinya lebih besar dua kali lebih sedikit" gitu komentar sang pakar matematika itu hihihi..

Love you full deh say.


Friday, August 1, 2014

Lebaran 2014 atau 1435 H

Alhamdulillah 1 syawal 1435 H dirayakan bersamaan antara ormas dan pemerintah, jadinya ya seru aja.
Yang kurang seru adalah aku gak mudik, Nungki aja yg mudik ke Surabaya menemani Mama Papa, sedangkan 3 yg lain (aku, Toni dan Fariz) gak bisa mudik.

Karena Nungki mudik jadi aku gak bisa pesan ketupat dan sayur godog ke mpok Yayah. Biasanya sih ketupat dan sayur godog-nya di drop di rumah Nungki ntar aku tinggal ambil. Nah karena dia mudik jadi rumahnya kosong, gak ada tempat untuk nge-drop ketupat dan sayur godog-nya.
Alhamdulillah mbak Nana yg tinggal di Pesona Kahyangan memposting foto tentang menu lebaran pesanan orang, jadinya aku langsung japri siapa tahu masih ada kelebihan menu. Alhamdulillah malam takbiran 1 set menu lengkap lebaran seperti di foto di bawah bisa aku bawa pulang :) Dan yg lebih menyenangkan, dikasih harga diskon buanget... :) Makasih mbak Nana

Sepulang dari sholat ied di lapangan tenis GTA langsung deh menyantap hidangan lebarannya. Alhamdulillah jadi deh lebarannya :)
Hehehe soale mas Tras dah kebiasaan kalau lebaran itu menu wajibnya minimal ketupat dan opor :)


Bisa dibilang lebaran kali ini keluarga Rustamaji sudah siap.
  • Aqua galon yg biasanya lenyap selama seminggu setelah lebaran, kita sudah punya cadangannya. 
  • Gas LPG yg biasanya susah didapat menjelang lebaran dan beberapa hari setelah lebaran, alhamdulillah masih ada 1 tabung gas yg utuh sebagai cadangan. 
  • Kue keringnya ? Wahhh jangan ditanya, tahun ini ada 1 lusin toples kue kering alias 12 toples kue kering yg sudah aku siapkan. Bukan hasil beli di toko lho ya, tapi hasil dari dapur garasi bawah :) Cuma jangan tanya siapa yg buat, karena yg membuat kue kering itu adalah mbak Eny, mbak Indah, dan mbak Diah, ibu-ibu PKK RW 19 plus asisten :)

Lebaran hari ke 3 aku putuskan untuk pergi ke Bandung, secara 2 adikku ada di Bandung dan mereka gak bisa ke Depok. Gak seru kalau lebaran gak ngumpul. Alhamdulillah sopir nan baik hatinya dan canggih (mas Tras tentu saja) mau nganterin aku ke Bandung :)

Jam 8 berangkat dari rumah tapi baru jam 9 masuk tol JORR di sebrang fly over Cijantung. Lalu lintas agak membingungkan karena dibilang macet ya gak macet tapi dibilang lancar ya gak terlalu lancar. Kali ini gak pakai istirahat di rest area karena sudah bisa di prediksi akan penuh. Bener deh di KM 19 pas mau ganti sopir aja untuk masuk perlu antri (aku bawa mobil sejak dari POM bensin di kelapa dua sampai KM 19, sementara mas Tras sarapan dulu di mobil, menyantap chicken muffin-nya McD).

Jam 11.30 sudah sampai di KM 111 dan kontak Fariz, dibilangin jangan keluar di Pasteur karena natrian sampai 4 km. Akhirnya kita keluar di Baros dan sampai di rumah Ajeng di Cimindi sekitar jam 12 siang.

Setelah sholat dan istirahat sejenak, kami langsung menuju ke Bale Kambang yg ada di jl. Setrasari. Rencananya sih mau ke Sindang Reret di Lembang, cuma informasi dari Fariz dan Ajeng jalana menuju Lembang macet parah. Hmmm sebetulnya sudah bukan hal yg aneh juga sih jl. Stiabudi macet. Sejak jaman aku kuliah thn 90-an jalan itu emang sering macet. Jadi akhirnya makan siang dipindah ke Bale Kambang, yg ada saungnya.




,Itu dia menu makanan yg dipesan sama Fariz dan Ajeng atas permintaanku. Karena sudah pesan sebelumnya, jadi begitu kita datang (jam 2 siang) makanan langsung dihidangkan dan bisa langsung di santap, alhamdulillah..

Dan begitulah, setelah selesai makan, balik lagi ke rumah Ajeng di Cimindi, istirahat sejenak, jam 5 sore kami berangkat lagi kembali ke Depok. Alhamdulillah jam 9 malam sudah tiba di rumah dengan selamat.


,