Hallo. Selamat datang di rumah virtual Keluarga Rustamaji. Ini adalah blog isinya tentang Tras Rustamaji (ayah), Rina rinso (bunda), Nadya dan Ivan.
rina sofiany

Sunday, November 20, 2016

Kacamata Baca

Kemarin sore di stasiun kereta Cikini aku salah antri. Rangkaian keretanya panjang jadi gerbong khusus wanita ternyata masih jauh dari tempatku berdiri. Mau tidak mau aku masuk ke gerbong biasa. Sabtu jam 3 sore kereta menuju Bogor itu masih belum sepi juga. Gak ada tempat duduk yang kosong. Ah berdiri sebentar ga masalah lah. Sudah sering. Jadi keranjang bambu untuk ayam kodok hantaran aku taruh di rak atas kereta dan aku cari tempat yg enak untuk baca baca fb atau WA. Hmmm banyak notifikasi di WA. Segera aku keluarkan kacamata bacaku untuk membantuku bisa membaca tulisan di hp. Dan eng ing eng tiba-tiba tawaran tempat duduk kosong segera datang menghampiriku. Alhamdulillah. Lumayan bisa duduk sampai stasiun pondok cina.

Pelajaran yg bisa aku ambil.

1. Kaca mata baca menandakan kalau aku sudah "berumur"
2. Di gerbong biasa para laki-laki lebih faham kalau orang yg bacanya harus pakai kaca mata baca artinya sudah hidup lebih lama di dunia :)
3. Kostum celana rok dan sepatu kets sepertinya bisa mengurangi perkiraan usia beberapa tahun. Padahal sebetulnya aku pakai rok celana karena menurutku nyaman dan pakai sepatu kets karena enak dibuat jalan jauh.

Ada yang mau menambahkan ?