Dari blog lama : Maret 2008

Ice Cream Maker (4 Maret 2008)

Alhamdulillah dapat hadiah ice cream maker dari Andre (rekan mas Tras selama ngerjain proyek 2 tahun ini). Tahun kemarin dapat mikser Kitchen Aid dan alhamdulillah sekarang dapat ice ceram maker. Kok bisa begitu ?
Soalnya mas Tras iseng tanya tentang ice cream maker itu secara istrinya Andre juga suka masak (tapi ternyata tidak suk es krim hehehe).
Udah lama aku kepengen ice cream maker. Dalam bayanganku enak bisa buat es krim kapanpun secara aku penggemar es krim.

Begitu dapat, malam itu gak bisa tidur karena udah kepingin mau mencoba. Berhubung mesinnya cuma ada di bagian pengaduk jadi mesti nunggu waktu minimal 24 jam untuk bisa bikin es krim. Karena bowl-nya mesti dimasukkan ke dalam freezer selama 24 jam.
Percobaan pertama, GATOT alias GAGAL TOTAL. Secara rasa sih yummy banget, persis es krim coklat paddle pop-nya wall’s tapi gak mau beku. Di bahas sama mas Tras ada beberapa kemungkinan
1. kebanyakan gula. karena gula bisa menurunkan titik beku
2. suhu freezer kulkas kurang dingin
3. resepnya ngawur
Akhirnya nasib es krim itu jadi milkshake.

Adonan es krim percobaan yang pertama emang meyakinkan. Coklatnya sebanding dengan susu dan whip cream-nya. Cuma aku ngasih gula kebanyakan karena resepnya aku campur antara lihat di internet sama catatan yang aku buat pas lihat David Tutera di Party Planner di Dicsovery Travel and Living. Kebetulan 2 hari sebelum dapat hadiah ice cream maker itu aku lihat David Tutera lagi bikin es krim Lavender jadi aku catat resepnya dan aku kombinasi dengan resep dari internet. Sok pintar.
Percobaan bikin es krim coklat ke 2.
Resep : dari buku yang ada di dalam dus ice cream maker ini, cuma aku gak pakai bubuk coklat tapi coklat blok couverture Tulip
Cara buat : sama dengan buku
Hasil : es krim sudah hampir jadi tapi memakan waktu lebih lama dari yang tertulis di buku. Di situ ditulis 15-30 menit ternyata tadi 30 menit belum cukup beku, masih seperti milk shake, jadi aku putar lagi.
Alhamdulillah sudah ada ice cream maker. Sekarang bowl-nya sudah masuk lagi ke freezer. Jadi kalau sewaktu-waktu aku mau bikin esk krim bisa tinggal memasukkan bahan-bahan ke dalam bowl-nya dan putarrrrr…



Sekedar Mengingat (25 Maret 2008)

Long weekend kemarin aku, Nadya dan Ivan di Jakarta aja secara mas Tras lagi ke Purbalingga, ada ponakannya yang nikah di sana . Sambil beberes aku menemukan print out agendaku 11 tahun yang lalu kemudian jadi asyik membaca apa yang aku alami 11 tahun yang lalu. Sejak punya komputer aku memang menulis agenda di 2 media, buku dan komputer meniru di Dogie Howser dari suatu film seri yg aku lupa judulnya.Dan alhamdulillah yang bagian ini sempat aku print karena notebook tempat aku menulis agenda ini raib dicuri. Balik lagi ke isi agenda. Rupanya saat itu adalah saat pertama aku kenal dengan mantan pacarku yang sekarang jadi ayah dari Nadya dan Ivan. Seru bacanya. Sejak sang mantan ini jadi “hanya” teman baru sampai akhirnya jadi “lebih sekedar teman”. Komentarku, ternyata pacarku dulu bisa romantis juga ya hehehe.
Trus Senin kemarin sambil baca koran mas Tras nyeletuk

“Bun, kita nonton yuk”

Wahhh tumben nih ngajakin nonton, seingetku kami terakhir nonton James Bond di Paris van Java bandung pas aku hamil Ivan 7 bulan. Seneng dong. Kupikir mungkin sedang ingin meremajakan romantisme diantara kami. Tanda yang bagus.

“Boleh” jawabku dengan semangat, “Mau nonton film apa ?” tanyaku

“Kuntilanak 3” jawab mas Tras tanpa perasaan berdosa.

#$#$%%^$@@***&&&%%%% Arghhhhhhhh

“Abis iklannya gede banget, pasti film-nya bagus” lanjut suamiku itu sambil membuka lembar film di koran itu.

Hahaha… mau jadi temen, pacar atau suami tetep aja lucu, tapi seringnya lucunya nyebelin.

Atau mungkin mas Tras ingin memberi kesan romantis dengan tindakan ? Misalnya dengan melayani Ivan nih. Waktu itu kita makan di Solaria di KM 62 tol Cikampek arah Jakarta. Abis nyuapin Ivan mesti ngasih minum juga dong.

 


Atau ngajak kita makan di Bondies. Ceritanya sih mau makan-makan anniversary kami yang ke-9. Setelah lihat situasi akhirnya pilih Bondies. Selain dekat dengan rumah juga ada playground-nya.
 
Kebetulan ada bekas pertunjukan High School Musical (sekarang sedang jadi kesukaannya Nadya). Dan ada kolam bola yang membuat Ivan tak berhenti tertawa dan teriak kegirangan.

Comments

Popular Posts