Catatan weekend ini


Mencoba mencampur lemon, jahe dan madu, dapat dari teman FB, ternyata rasanya aku sukaaaa. Konon katanya baik untuk daya tahan tubuh saat musim pancaroba gini, terutama untuk flu dan tenggorokan. Yang jelas rasanya aku suka, semoga akan di susul dengan khasiatnya.



Menu sayuran ini top markotop deh.

Menu masakan ala daerah ini yang membuatku bertekuk lutut mau makan terong, kemangi, daun pandan, dan sereh serta cita rasa pedas. Manalagi kalau bukan masakan ala Manado.

Sambal rica, sambal dabu-dabu, rica rodo, perkedel jagung (keterangan foto di atas) itu sudah cukup membuatku meneteskan air liur (bahkan saat menulis ini hehehe). Rasa pedasnya asyik, gak hanya pedas yg membakar rongga mulut tapi selain pedas juga sedap. Ahh..jadi ngecess lagi nih.
Oh iya rumah makan Bobara ada di jl. Margonda Depok, letaknya berseberangan dengan toko bahan bangunan Mitra 10.

Untuk yang suka makanan Manado, gak rugi deh makan di Bobara.

Kekurangannya hanya 1, mesti sabar menunggu lama masakanan pesanan kita datang, karena mereka baru memasak makanan yang kita pesan, jadi bukan seperti di Pingkan atau resoran manado lain yg biasanya sajiannya sudah siap makan. Karena lama itulah akhirnya aku selalu pesan dulu sebelum berangkat dari rumah, jadi begitu sampai di tempat sudah langsung makan hahahaha.

Oh iya, untuk Sabtu kemarin makanan yg di atas aku pesan saat masih di Gramedia. Karena sudah berencana ke Bobara jadi sejak dari Gramedia aku sudah pesan menunya dan begitu sampai di Bobara langsung pesananku dihidangkan, pas saat aku lapar :)
Alhamdulillah

Pergi ke Gramedia dan ke Bobara hari Sabtu kemarin adalah salah satu cara melepas penat setelah seharian berkutat dengan ayam kodok, makaroni skotel, dan tiramisu. Bernafas sejenak untuk kembali sepulang dari Bobara bertempur dengan alat masak :)



Dan ini adalah salah satu hasilnya :)

JCC dengan topping strawberry.

Cerita mencari strawberry yg ada di atas cake itu juga jadi cerita tersendiri.
Cake mesti tiba di Kemang jam 9 pagi, sehingga aku harus berangkat jam 8 dari Depok. Jam 6 saat cake sudah aku mau hias aku baru keluar untuk beli strawberry. Dan ternyata sodara-sodara kios buah yg biasa aku beli strawberry ternyata masih belum buka, ihiks. Akhirnya aku coba lari (naik motor tepatnya sih) ke daerah Pondok Duta di sana ada warung sayur yg cukup besar, ehh ternyata strawberry kosong juga. Trus akhirnya ngebut ke pasar pal. Wuahhh suasananya lebih "menyeramkan", pasar sunyi senyap. Kios-kios yg ada di sepanjang gang dalam pasar masih tertutup rapat meski sudah jam 7 lebih. Pasar pal masih libur !

Lemah lunglai kembali ke rumah, minta tolong mas Tras untuk membereskan anak-anak (mereka harus ikut pergi, karena gak ada orang dewasa di rumah kalau aku dan masTras pergi) dan aku membereskan JCC tanpa strawberry. Jam 8.10 kami berangkat ke Kemang (terpaksa menolak undangan RT untuk senam pagi dan sarapan bakso bersama plus pemilihan RT) dan berharap di Kemang ada toko yg sudah buka. Harapanku sih Hero di Kemang.
Alhamdulillah Ranch Market sudah buka dan senangnya hatiku ternyata di sana banyak strawberry. Oke deh, akhirnya aku membersihkan strawberry, memotong (sengaja sudah bawa alat perang) dan aku susun di atas cake, jadinya seperti itu.



Setelah urusan mengantar cake selesai rasa lapar melanda hebat, akhirnya melipir ke Mampang dan mampir ke Gudeg Bu Hani yg gak jauh dari pasar Mampang. Seperti biasa, awalnya Nadya dan Ivan gak mau makan, tapi selalu diakhir cerita mereka akan makan meski tidak seheboh ayah bundanya makan :)
Setelah perut kenyang segera meluncur ke daerah Bukit Duri tepatnya ke SMA 8. Mas Tras ada undangan dari teman-teman seangkatannya untuk persiapan reuni perak SMANDEL. Jadi aku drop mas Tras di sana dan aku kemudian meluncur ke rumah mbak Ririn di Manggarai Selatan.



Alhamdulillah sampai di rumah mbak Ririn, mbak Ririn lagi masak, tapi dengan berat hati aku terpaksa menolak tawaran mbak Ririn untuk makan siang di rumahnya (masih kuenyang buanget dengan gedeg bu Hani) dan aku dibungkusin deh lauknya :)

Pulang dari mbak Ririn segera menjemput mas Tras di SMA 8, pulang ke Depok, trus sudah dihadang dengan udangan mbak Ning dan ibu-ibu C7 untuk ngebakso. Katanya sih syukuran karena C7 ga jadi Ketua RT 3 hihihihi  hayuuuuk aja deh ngebakso-nya, meski rumah masih berantakan akibat membuat cake pesanan.

Perut sudah kenyang dengan bakso, sudah mandi, waktunya mengantar brownies durian ke Dapur Durian di Margonda. Alhamdulillah dapat uang jajan :)
Saat nganter brownies durian anak-anak ditinggal di rumah, trus mas Tras nyeletuk

"Gimana kalau kita sekalian nonton"

Hehehe...aku mauuuu..

Alhamdulillah hari ini semua misi dapat terlaksana, semoga besok jauh lebih baik dari hari ini, aamiin.

INFO :

Untuk madu, lemon, dan jahe.
Cara membuat, cuci lemon hingga bersih kemudian iris tipis, cuci jahe hingga bersih kemudian dikupas dan diiris tipis. Masukkan lemon dan jahe ke dalam wadah kemudian tuang dengan madu. Usahakan semua terendam dalam madu, kemudian simpan dalam lemari es. Paling baik disimpan selama 1 minggu sebelum di konsumsi (tp aku udah gak tahan, jadi baru 2 hari sudah aku cicipin dan aku dan mas Tras suka dengan rasanya)

Restoran Manado Bobara
Jl Margonda Raya 207, Kemiri Muka, Beji
Kabupaten/Kota: Depok
Nomor telepon/HP: +62.21.7777811

Mau pesan cake ultah, ayam kodok, dll ?
Dapur rina rinso
Griya Tugu Asri
Kelapa Dua Depok

Comments

Popular Posts