Rihlah 2019 Level 6 TechnoNatura Bilal Bin Rabbah, Hari ke-satu.

Sedikit cerita saat ikut mendampingin level 6 Bilal bin Rabah rihlah di Bumi Yangti Cilember.
Menunggu waktu ujian, soal belum dibagikan.


Ujian Nasional hari pertama di MI Fathahillah jl. Raya Bogor.
Foto bersama setelah tes selesai.


Ujian hari Kamis, foto kelas terlengkap di akhir level 6 tahun ajaran 2018-2019 TechnoNatura
Acara perpisahan dengan MI Fatahilah


Hari terakhir ikut ujian di MI Fatahilah. Semua peserta ujian dikumpulkan. Peserta berseragam putih hitam adalah anak TechnoNatura.


Alhamdulillah level 6 Bilal bin Rabbah sudah menyelesaikan UN dan USBN tanggal 26 April 2019. Semoga usaha yang dilakukan selama ini membuahkan hasil yang baik. Karena tujuan bersekolah di TechnoNatura bukan semata-mata supaya mendapatkan nilai UN yang bagus, aku sebetulnya relatif santai. Karena yakin bahwa hasil pendidikan yang dijalani selama ini akan jauh lebih berharga melampaui nilai UN yang didapatkan anak-anak.

Untuk kenang-kenangan, ortu level 6 membuat acara rihlah di Bumi yangti Cilember. Acaranya benar-benar padat dan bermanfaat. Berikut catatanku.


Hari Senin 29 April 2019 jam 6 pagi, mobil berkapasitas 20 orang ini sudah ada di depan rumah Nenek-nya Aini. Mobil ini akan membawa anak-anak, mentor dan orang tua ke lokasi rihlah.



Foto anak-anak di pagi hari sebelum berangkat ke Bumi yangti Cilember. Muka-muka bantal yang ceria (tetep) untuk menyambut hari libur mereka setelah ujian nasional berakhir.



Rombongan supporter, ibu-ibu yang mengantar anak ke rumah Nenek-nya Aini dan sebagian ke Bumi Yangti. Tetap cerah-ceria meski harus mempersiapkan anak-anak pagi buta.




Perjalanan dari Depok ke Bumi yangti di Cilember membutuhkan waktu 2,5 jam. Seperti biasa, kemacetan terjadi di jalan keluar tol Gadok. Sempat diiming-imingi jalan pintas lewat jalan Ciawi-Subang oleh penduduk sekitar, tapi setelah koordinasi dengan mobil anak-anak (oh iya, aku dan suami bawa mobil sendiri) akhirnya kami istiqomah di jalan raya Puncak saja :)



Pemandangan depan guest house tempat kami menginap.

Ruang tengah guest house.

Di dalamnya terdapat area yang cukup luas.


Ini kamar yang akan ditempati oleh ibu-ibu, ada 2 kasur queen size dan tumpuk (di kolong kasur masih ada kasur lagi). Jadi meski kami ber-4 di kamar ini semuanya kebagian kasur yang empuk.

Guest house dilihat dari lapangan basket.


Kami tinggal di lantai atas. Di lantai bawah adalah tempat kami makan dan sholat.


Ice breaking di lapangan basket.

Ice breaking degnan bu Rina pindah ke samping kolam renang.


Pemanasan di samping kolam renang dengan bu Maya.


Setelah meletakkan semua barang-barang di kamar masing-masing (ada 5 buah kamar yg kami tempati, anak perempuan menempati 1 kamar, anak laki-laki 1 kamar, bapak-bapak 1 kamar, ibu-ibu 1 kamar, dan kamar untuk keluarga mentor) ana-anak mulai beraktivitas.

Bu Rina buat ice breaking dulu, kemudian dilanjutkan dengan bu Maya yang memberi tugas anak-anak membuat tower tertinggi dengan alat dan bahan yg sudah disiapkan.

Permainan membuat tower.

Kelompok putri.


Pengukuran tinggi tower.


Ternyata pemenangnya adalah kelompok putri.



Kemudian setelah itu permainan kedua menggunakan balon. Permainannya seru.


Persiapan permainan kedua.




Kali ini pemenangnya adalah kelompok putra.


Makan siang hari pertama.


Menunya soto ayam lengkap beserta perkedel.

Antri mengambil makan siang.

Setelah menyelesaikan 2 permainan, waktunya istirahat, sholat, dan makan siang. Alhamdulillah makan siang pertama menunya soto ayam yang segar. Anak-anak semangat, begitu juga dengan orang tuanya :)

Setelah makan siang adalah waktu bebas.
Berhubung hanya ada 1 kolam renang, jadi anak-anak bergantian menggunakan kolam renangnya.
Shift pertama adalah anak cowok, sejak jam 1-3 sore, dan setelah itu baru anak cewek.



Anak cowok mendapat giliran pertama berenang/main air.

Saat anak cowok main air, anak cewek bermain trampolin.

Bermain trampolin

Snack sore berupa singkong thailand dan bakwan.
Saat adzan ashar berkumandang, anak cowok keluar dari kolam renang, mandi, bersih-bersih bacan dan kemudian menyantap snack sore yang sudah disiapkan.
Sementara itu anak cewek siap-siap untuk main air.



Anak cewek berenang.

 Menjelang adzan maghrib semua kegiatan outdoor sudah selesai. Anak-anak mesti mempersiapkan diri untuk sholat maghrib, makan malam, tukar kado, TOD, dan acara jurit malam.


Kesan dan pesan anak level 6.


Sholat maghrib berjamaah di teruskan kultum dari pak Kodar.
 Saat acara tukar kado dan TOD, aku gak ikut, bahkan menu makan malam juga lupa ga di foto. Tapi yg jelas, kami para emak tidak istirahat. Karena banyak sekali bekal makanan yang dibawakan oleh orang tua anak-anak, sampai kami bingung bagaimana menghabiskannya.


Sok sibuk di dapur.

Emak-emak yang sibuk di dapur, mempersiapkan snack untuk anak-anak setelah acara jurit malam. Hanya menggoreng kentang, sosis dan membuat pop corn.

Alhamdulillah hari pertama telah selesai. Acaranya padat merayap dan penuh dengan kegiatan "bebas ter-struktur" kata pak Kodar :)

Lanjut ke hari kedua.
















Comments

Popular Posts