Dari blog lama : Maret 2006

Thursday, March 30, 2006

Masak-masak yuk….

Pekan ini diwarnai dengan kegiatan masak-memasak. Di dapurku dan di Griya Tugu Asri. Di dapurku aku baru saja membuat doll cake untuk Nanda di ulang tahunnya yg ke 5 dan cake untuk Dilla (juniornya mas Fuad) yg tahun ini sudah 14 tahun. Hehehe not balok buat Dilla bener gak sih ? Aku cuma asal nyontek aja karena Dilla suka main keyboard (keyboard alat musik ya bukan keyboard komputer) jadi aku bikin ada not baloknya. Maskud hati mau bikin cake bentuk piano pakai fondant (kalau gak salah warga NCC pernah ada yg bikin) tp aku gak punya banyak fondant dan gak punya pewarna hitam. Anyway semoga semuanya senang.
 
Selain bikin cake, pekan ini ada pekan bikin coklat. Seperti biasa, anak Technonatura wajib kenal coklat hehehehe dan kemudian dijamin ketagihan. Hari Senin tgl 27 Maret 2006 ngasih teori ke anak kelas kecil (maksudnya kelas 1), sambil belajar membaca dan menulis. Kemudian hari Selasa baru prakteknya. Prakteknya seru deh (seperti biasa…cooking class di Technonatura selalu seru). Apalagi kelas kak Didi (kelas 2) bikin nasi goreng dan jus melon yummy…. ssttt aku kebagian 1 porsi nasi goreng bikinan kelas kak Didi lho.

Keterangan gambar :
1. Kak Didi dan Sasa sedang menggoreng Nasi
2. Wah…yg ini sedang mengocok telur yg akan didadar
3. Sajian cantik nasi goreng dan jus melon, dibuat kak Didi dan anak-anak, cantik kan..dan rasanya lezat lho..
4. Serius bikin jus melon nih ye….

Nahhhh yang membuat permen coklat juga tak kalah seru lho.

Keterangan gambar :
1. Adik-adik kelas 1 asyik mencetak coklat.
2. Kakak di kelas besar gak mau kalah dalam hal berkreasi dengan coklat.
Cerita yg lain menyusul ya, lagi mau liburan dulu di bandung hehehe…


Posted by rina rinso in 02:54:09 | Permalink | Comments (4)

Tuesday, March 7, 2006

Kenapa Rina Rinso ?

Itu yg terlontar dari orang yg setiap kali melihat nama yg aku tulis (biasanya di milis) untuk pertama kalinya.
Awalnya sih waktu aku di SMPN 12 Surabaya, kelas IIA aku sekelas dengan anak yg namany Rina juga (Rina anaknya pak Djapri, mantan direktur pdam sbu, cmiiw). Dan kebetulan aku dan Rina punya kegiatan yg sama, yaitu aktif dalam kegiatan upacara bendera, aku sebagai dirigen dan dia sebagai pemain organ (sekolahku jaman itu emang kerennnn hehehehe…). Kadang-kadang bu Eti (itu guru kesenian kelas 2) memanggil aku atau dia untuk latihan. Manggilnya lewat anak piket (ada 2 anak piket, yg jaga di depan gerbang pintu sekolah) dan cuma manggil “Rina” aja. Beberapa kali terjadi salah paham, misalnya, kalau bu Eti maksud adalah aku maka yg datang dia, tapi pernah juga dia yg dimaksud tp yg datang menghadap bu Eti aku. Akhirnya aku utak-atik namaku sehingga bisa jadi nama yg unik yg tidak meninggalkan nama asliku. Akhirnya ketemu deh Rinso. Rinso sendiri adalah kependekan dari namaku yaitu Rina Sofiany. jadi sejak kelas 2 smp aku mulai ngetop dengan panggilan Rinso. menjelang kelas 3 smp ak sudah bertekad untuk menanggalkan nama Rinso dan beralih ke Rina lagi, tapi rupanya aku sekelas lagi dengan Rina yg satunya. FYI : SMPN 12 terdiri dari 14 kelas setiap tingkat (jadi kelas 1 terdiri dari IA sampai IN, begitu juga kelas 2 dan 3, dan setiap tahun muridnya diacak, disebarkan berdasarkan rangking, itu tahun 84-an lho), walhasil nama rinso tetap melekat erat.
Cerita lucu, aku punya teman baik namanya Syafrida (sekarang dah jadi dokter dan lagi ambil spesialis mata di malang), rumahnya di Yani Golf dan aku beberapa kali main ke rumahnya, trus Syafrida juga sering main ke rumahku maklum rumahku bertetangga dengan SMP 12 jadi anak-anak yg nunggu jemputan sering nunggu di rumahku. Aku kenal baik dengan 3 saudara Syafrida yg lain (Syafrida anak bungsu). Pernah salah satu kakak Syafrida melihat mama di warung es degan dan dengan ragu-ragu dia tanya :
“Tante ibunya rinso ya..???”
See… dia lebih kenal rinso daripada rina :) )
Atau ibunya Syafrida. waktu itu mama ambil raport SMP dan duduk menunguu giliran menghadap wali kelas. Sambil nunggu mama duduk di bangku kelas dan bersebelahan dengan seorang wali murid. terjadi percakapan yg kira-kira seperti ini :
Mama (M) : Nama putranya siapa bu ?
Tante (T) : Syafrida
M : oh ibunya mbak Syafrida (secara mama dah kenal Syafrida yg seing ke rumah)
T : kalau ibu ambil raport siapa ?
M : Rina
T : Oh…(tampak berfikir keras apakah Syafrida penah cerita ttg anak yg namanya rina..??)
M : (langsung sadar mungkin gak kenal rina) Rinso bu
T : (langsung senyum tanda kenal) oh…ibunya mbak rinso
Kemudian akhirnya masa SMP berlalu dan aku menuju ke tengah Surabaya saat melanjutkan SMA. Maklum saat itu SMP 12 termasuk pinggir kota banget deh, kaya’nya udah gak jauh dari Wonokromo brarti dah hampir luar kota surabaya. Dengan tekad bulat aku daftar ke SMA 2 (bukan SMA 5, karena udah minder duluan, jangan-jangan NEM bagus waktu SMP aku peroleh krn kebetulan, lha kalo pas di SMA 5 aku ketahuan daku oon kan malu, mending ke SMA 2 aja, toh masih SMA kompleks ini, hehehehe). DI SMA kompleks itu anak SMP 12 gak banyak, karena pada umumnya anak SMP 12 meneruskan ke SMA 16 yg gak jauh dari SMP 12. Tetapi aku masih ketemu dengan teman SMP-ku bahkan aku sekelas lagi dengan…. guess who…Syafrida. Walhasil pangilan rinso tetap melekat erat.
Tapi kok waktu kuliah masih pake nama rinso ? padahal waktu itukan udah jelas banget cuma ada 3 (tepatnya gak tahu brapa) anak SMA 2 yg kuliah di bandung ? Nah bagian itu yg aku lupa, mungkin cuma cari sensasi …??? Entahlah. Tapi yg jelas saat ini aku ikutan berbagai milis dengan nama rina rinso.

Comments