Bisa dibilang aku berada di Bandung kurang dari 24 jam.
Ceritanya begini, mas Tras ada undangan untuk memberi pelatihan di Bandung, dan aku kepingin ikut, jadilah aku diajak. Alhamdulillh. Karena suasana masih pandemi, jadi malam sebelum berangkat aku dan mas Tras test antigen di RS Citra Arafiq, alhamdulillah kami berdua non-reaktif, jadi keesokan harinya bisa capcus ke Bandung.
Rencana berangkat jam 10, eh karena baju batiknya ketinggalan jadi balik lagi ke rumah dan jam 11 siang kami baru berangkat ke Bandung :)
(Apabila merasa saldo gak cukup, ambil antrian di sisi kiri, yg ada papan kuning di atas atap gerbang tol, itu tulisannya ISI ULANG e-money DISINI)
Jam 14.30 kami sudah tiba di Bandung dan langsung meluncur menuju Hotel Gino Feruci di jl. Braga. Meski aku dulu sempat tinggal di Bandung selama 10 tahun tapi karena Bandung sudah banyak berubah jadi tetap percaya pada mbak Google map, bahkan saat mbak Google map menyarankan lewat bawah Baltos pun kami nurut dan aku langsung ingat memori suka main ke kost-an nya Vietha di jl. Kebun Bibit.
Pemandangan sore hari dari lantai 11 Hotel Gino Feruci
Singkat cerita, setelah kami masuk kamar, mas Tras langsung ke ruang pertemuan untuk ikut persiapan, sedangkan aku terkapar tidur, alhamdulillah.
Pas maghrib setelah membatalkan puasa dan sholat maghrib sempat terlintas untuk ikut bukber dengan peserta, tapi karena mas Tras masih berusaha untuk menghindari kerumunan di ruang tertutup jadi kami keluar hotel dan berjalan di sepanjang jl. Braga. Setelah berjalan dari ujung ke ujung akhirnya kami mampir di tempat makan yang ada persis di samping hotel. Namanya Warung C'mar.
Setelah puas makan, kami mesti balik ke Hotel, karena mas Tras katanya mesti mengerjakan sesuatu. Dalam perjalanan pulang itu sempat terpikir mau sahur apa, karena meskipun hotel menyediakan sahur tapi kami gak terlalu berharap, baik dari segi kualitas mauapun kuantitas (alias masih kebagian atau sudah kehabisan hahaha). Akan tetapi demi melihat ada Indomaret yang ada persis di depan hotel buka 24 jam (hanya lihat tulisan, aku gak tanya) aku agak tenang. Eh pas jam 10 mas Tras keluar hotel, ternyata Indomaret-nya tutup :(
Pemandangan malam hari dari lantai 11.
Akhirnya mau gak mau kami harus sahur di restoran hotel. Menurut pengumuman resto dibuka sejak jam 3 pagi untuk sahur dan aku menyarankan sebaiknya jam 3.30 sudah berada di resto, jauh lebih awal drpd yang biasa kami lakukan di rumah. Biasanya kalo di rumah jam 4 baru makan. Dan benar, jam 3.30 suasana resto sudah tampak ramai. Alhamdulillah kami masih kebagian makan sahur. Kami segera menyelsaikan makan sahur dan sebelum jam 4 sudah kembali lagi ke kamar. Setelah subuh mas Tras harus memberi pelatihan jam 8 pagi, sedangkan aku punya urusan selain mengirim buku yang sudah aku janjikan sejak tahun lalu ke Wulan, kemudian setelah itu ke adikku di jl. Kampus.
Sisi lain Bandung yang dilihat dari lantai 11 hotel.
Inih Warung C'mar yang pintunya warna hijau/biru/tosca
Inih bagian depan hotelnya, pas nunggu gojek yang akan membawaku ke jl. Kampus.
Nama hotelnya sih keren, tapi ternyata fasilitasnya standard, pdhl bintang 4 lho. Masih bersih dan nyaman
hotel Alzara di Wonosari tempo hari.
Yuhuuu, awassss ada pembalap. Kia (ponakan terkecil) lagi show off ke aku kalau dia sudah bisa naik sepeda roda 2.
Pas lagi asyik ngobrol Papa telpon dan sambil lalu ngingetin kapan check out. Lah... iya ya, jam 12 harus segera check out dari hotel hehehe. Segera panggil gojek dan ngacir kembali ke jl. Braga untuk check out. Pas sampai di hotel mas Tras sudah di meja front office untuk minta stempel parkir mobil, bukti kalo kita bermalam di hotel (meksipun gak ngaruh karena kita tetep ditarik uang parkir). Setelah itu kami naik ke atas. Alhamdulillah sebelum aku berangkat ke jl. Kampus aku sudah beres-beres, jadi kami tinggal sholat dhuhur trus abis gitu langsung balik ke Depok.
Dalam perjalanan pulang mampir dulu ke sini, beli yoghurt Odise, yoghurt favoritku.
Ini letak warung yobhurt Odise, persis di samping jl. Sukawarna, atau setelah kantor LAPAN atau sebrangnya Hotel Aston jl. Pasteur (2 tahun yang lalu pernah nebeng Ical balik ke Depok, doi nginep di Hotel Aston dan aku nungguin di warung Odise ini sambil ngemil yoghurt bareng sama Ivan)
Jam 12.40 keluar dari hotel, trus sempat istirahat sebentar di KM 72, (karena mas Tras ngantuk banget jadi tidur dulu sebentar) dan aku masih belum bisa menggantikan nyetir (bahu kiriku belum 100% fit dari frozen shoulder) dan alhamdulillah jam 15.40 sudah sampai dengan selamat di rumah. Dan dibawain dimsum sama Endri, alhamdulillah.
Begitulah kisah perjalanan singkat dan padat ke Bandung. Meski tidak jalan-jalan, tapi hatiku sudah cukup senang bisa kembali ke Bandung meski hanya sekejap. Dan yang penting bisa jalan-jalan, hehehe.
Comments
Post a Comment